Seseorang yang hendak melakukan shalat hendaknya dia berwudlu sebagaimana yang diperintahkan oleh Allah dalam firmannya :
… يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْ
“Wahai orang-orang yang beriman, apabila kalian hendak melakukan shalat, maka cucilah muka kalian, kedua tangan kalian hingga siku, dan usaplah kepala kalian, dan (cucilah) kedua kaki kalian hingga kedua mata kaki…” (Al-M a’idah: 6).
dan sebagaimana pula sabda nabi shalallahu ‘alaihi wasallam :
ﻻ تقبل صلاة بغير طهور ولا صدقة من غلول
“Tidak diterima shalat tanpa bersuci dan shadaqah dari penipuan. (HR. Muslim).
dan sabdanya kepada orang yang tidak betul shalatnya :
اذا قمت الى الصلاة فأسبغ الوضوء
“Apabila kalian hendak melakukan shalat, maka sempurnakanlah wudlu”.